Menuju Kemandirian Pangan Melalui Urban Farming: Inisiatif Desa Binaan KMA-Kridaya FPTK UPI

22 April, 2024
44

Desa Binaan KMA-Kridaya FPTK UPI telah mengadakan kegiatan bertajuk "Menuju Kemandirian Pangan Melalui Urban Farming" hari ini, di RW 06 Sarijadi Kota Bandung. Acara yang dibimbing oleh dosen Program Studi Arsitektur dan Pendidikan Teknik Arsitektur UPI ini merupakan langkah konkrit untuk mendukung upaya kemandirian pangan di tengah-tengah masyarakat perkotaan.

Urban farming, atau pertanian perkotaan, menjadi solusi yang semakin relevan dalam menghadapi tantangan ketersediaan pangan di lingkungan perkotaan. Kegiatan ini diinisiasi oleh Desa Binaan KMA-Kridaya FPTK UPI sejalan dengan program Buruan Sae yang tengah dicanangkan oleh Pemerintah Kota Bandung.

Kegiatan ini menampilkan pematerian oleh Ibu Tini, seorang tokoh dari komunitas bertani, yang berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam praktik bertani di lingkungan perkotaan. Ibu Tini memberikan wawasan yang berharga mengenai teknik-teknik bertani yang dapat diterapkan dengan efektif dalam lingkungan urban, serta strategi untuk meningkatkan produktivitas hasil tanaman. Selain itu, diberikan juga berbagai informasi mengenai peluang kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung.


Selain pematerian, kegiatan ini juga melibatkan workshop penanaman tanaman produktif yang dihadiri oleh masyarakat lokal. Peserta workshop juga diberi peralatan komposting dan rak murah sederhana yang telah dibuat oleh mahasiswa Arsitektur dan Pendidikan Teknik Arsitektur. 

Kegiatan "Menuju Kemandirian Pangan Melalui Urban Farming" ini merupakan salah satu upaya konkrit Desa Binaan KMA-Kridaya FPTK UPI dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai ketahanan pangan nasional. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat.


Kegiatan ini disambut baik oleh warga RW 06 dan harapannya, kegiatan ini akan terus berlangsung sehingga Prodi Arsitektur dan Pendidikan Teknik Arsitektur bersama mahasiswa dapat terus membimbing warga dalam mewujudkan program Buruan Sae. (Kontibutor berita : Ana Ramdani Sari)