Silmi Farhah Fauziah Raih IPK Tertinggi FPTK UPI

22 June, 2022
51

Silmi Farhah Fauziah meraih IPK tertinggi di Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia (FPTK UPI) dalam Wisuda UPI Gelombang 2 Tahun 2022, Rabu (22/06). Perempuan lulusan SMK yang memiliki orientasi pendidikan dan pekerjaan ini dinobatkan menjadi Wisudawan Terbaik Program Sarjana FPTK UPI dengan predikat Cumlaude IPK 3.91 dalam waktu 3.5 tahun lulus.

"Saya berasal dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi, ketika SMK memiliki cita-cita untuk bisa melanjutkan pendidikan dengan jalur undangan beasiswa, hal ini dicoba hingga mendaftar ke beberapa Universitas dan Politeknik terbaik, namun nyatanya hal itu tidak diridhai oleh Allah, pupus harapan berkuliah langsung dan Allah ganti dengan hal yang lebih baik yaitu bekerja di perusahaan. Setelah 2 tahun bekerja saya tersadar ada cita yang belum tergapai, yaitu pendidikan. Saya coba mendaftarkan diri pada jalur SBMPTN untuk kesempatan terakhir ini, harapan yang tak sekuat dulu namun usaha yang lebih maksimal, mengantarkan saya masuk pada Universitas impian saya saat kecil, "ujar Silmi.

"Tangis bahagia kedua orang tua membuat saya bertekad untuk membiayai perkuliahan sendiri tanpa bantuan mereka. Alhamdulillah dengan segala usaha yang saya lakukan, saya bisa mendapatkan beberapa beasiswa dalam perkuliahan yang membantu saya agar tidak membebani orang tua. Saya selalu berusaha untuk bisa memberikan nilai terbaik pada setiap materi perkuliahan dan tidak hanya mendapatkan nilai namun pembelajaran hidup yang sangat berarti bagi saya. Jurusan yang sangat memberikan pengaruh sangat baik kepada kehidupan saya saat ini juga masa depan, serta bisa membantu para dosen serta prodi dalam pembelajaran secara offline maupun online, "tambah Silmi.

Silmi menceritakan kisah pilunya ketika memasuki tingkat akhir seperti seluruh data hilang, laptop rusak, nenek sakit, krisis keuangan dan musibah lainnya yang harus dilalui agar tak menyerah dengan keadaan. Silmi menuturkan seminggu sebelum Wisuda, nenek yang selalu memberikan doa terbaik dan menjadi tempat keluh kesah meninggal dunia. 

"Berkat doa orang tua, para dosen terbaik Prodi PKK, Dosen Pembimbing Skripsi Dr. Yoyoh Jubaedah, M.Pd.  dan Dr. Isma Widiaty, M.Pd., serta sahabat yang selalu menguatkan saya bisa melalui tahap ini dengan baik, dan terbayarkan dengan bangga pada acara Wisuda. Setiap orang memiliki kesempatan untuk mencapai mimpinya di waktu, tempat, dan cara yang terbaik yang diberikan oleh Allah SWT. Semangat terus menggapai mimpi terbesarmu tanpa ada kata menyerah, "tutup Silmi