FATIMAH AZZAHRA : TIDAK LOLOS SBMPTN 2018, TETAPI AKHIRNYA MERAIH NILAI TERBAIK TINGKAT FAKULTAS

07 November, 2023
51

"Dari semasa SMA, saya memiliki cita cita untuk berkuliah di perguruan tinggi negeri. Namun, pada tahun 2018 tahun dimana saya lulus sekolah menengah atas, saya tidak berhasil lolos jalur SNMPTN atau jalur undangan, dan saya tidak berhasil lolos jalur SBMPTN atau jalur tes. Hal tersebut tentu membuat saya sangat down dan merasa gagal. Tetapi, dengan tekad yang kuat, saya belajar dengan giat karena ingin mencapai cita cita saya untuk berkuliah di perguruan tinggi negeri  hingga akhirnya pada tahun 2019, saya dinyatakan lolos untuk berkuliah di perguruan tinggi Universitas Pendidikan Indonesia jalur SBMPTN 2019"buka Fatimah. 

Dalam menempuh proses perkuliahan hingga proses menyusun skripsi, tentu banyak sekali lika-liku yang dihadapi, tetapi jadikan itu sebagai pemanis di bangku perkuliahan. pada agustus 2023, saya dinyatakan lulus dengan nilai sidang yang sangat memuaskan dan menjadi peraih nilai tertinggi tingkat Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Tidak hanya itu, alhamdulilah saya meraih nilai terbaik satu Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan FPTK UPI. Hal tersebut tentu membuat saya kaget, dan sontak membuat orang tua saya menangis haru bahagia atas keberhasilan yang telah saya tempuh. Saya tidak menyangka bahwa kegagalan masuk perguruan tinggi pada tahun 2018 merupakan pecutan semangat untuk terus memiliki tekad yang kuat hingga akhirnya saya dapat meraih keberhasilan.   

"Semua keberhasilan tersebut berkat doa, support dan dukungan orang orang hebat dibalik layar perjuangan perkuliahan saya yaitu orang tua saya, para dosen terbaik di Prodi PKK, Dosen pembimbing skripsi Ibu Nenden Rani Rinekasari, S.P., M.Pd., dan  Dr. Isma Widiaty, M.Pd. Dosen pembimbing akademik Ibu Nenden Rani Rinekasari, S.P., M.Pd. serta kakak adik dan sahabat sahabat tercinta yang telah memberi dukungan dan support hingga saya bisa lulus tepat waktu. Pelajaran yang berharga yang dapat saya ambil yaitu bahwa selalu ada pelangi setelah diterpa badai, selalu ada secerca harapan dibalik sedihnya suatu kegagalan,maka, hal yang harus dilakukan yaitu jangan berputus asa, selalu bersyukur dan nikmati prosesnya. Kesuksesan seseorang diukur dari tekad untuk selalu terus berusaha meski telah diterpa kegagalan." tutup Fatimah