Azzahra Nabila, Wisudawan Terbaik Tingkat Prodi PKK Pernah Ikuti Kampus Mengajar Perintis (KMP)

12 October, 2021
41

Azzahra Nabila dari prodi PKK berasal dari Sukabumi, dan masuk UPI melalui jalur SNMPTN. "Alhamdulillah saya berhasil lulus tepat waktu di semester 8 dengan hasil IPK 3,90. Mendapatkan IPK tinggi merupakan suatu hal yang luar biasa bagi Saya, karena disitu dapat membuktikan keseriusan Saya dalam mengikuti pembelajaran dan mendapatkan Ilmu di prodi PKK selama 8 semester ini, walaupun masih banyak hal yang kurang maksimal, tetapi Insyaallah Saya akan terus belajar kedepannya, karena belajar itu tidak hanya duduk dibangku perkuliahan, kita bias terus belajar dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja,"ujarnya.

"Selama perkuliahan, saya tidak hanya fokus pada mata kuliah saja, saya juga mengembangkan soft skill dengan mengikui kegiatan organisasi tingkat himpunan Departemen, yaitu di HIMA PKK, dengan mengikuti kegiatan organisasi dengan serius untuk pertama kalinya pada semester dua dan menjadi bagian dari staf anggota Bidang 1 PSDO  BEM HIMA PKK periode 2018-2019 kemudian berlanjut menjadi ketua Bidang 1 PSDO BEM HIMA PKK periode 2019-2020 dan diakhiri dengan menjadi ketua Komisi 1 DPA HIMA PKK PERIODE 2020-2021,"tambah Azzahra.

Selama tiga periode itu dirinya mengembangkan kemampuan dengan menjadi anggota, ketua, bertanggung jawab dengan berbagai tugas dan amanah hingga menyelesaikannya dengan sebaik mungkin. Selain di himpunan, Azzahra juga mengikuti kegiatan organisasi daerah yaitu FORMASI UPI, menjadi anggota diawal masuk perkuliahan dan pengurus pada Divisi Pendidikan pada tahun 2019 dan berlanjut menjadi ketua Divisi Pendidikan FORMASI UPI periode 2019-2020.

"Pada masa perkuliahan, saya juga memiliki pengalaman yang luar biasa yaitu dengan dapat mengikuti Kampus Mengajar angkatan perintis atau Kampus Mengajar Perintis (KMP) yang diadakan oleh Kemdikbud untuk program Kampus Merdeka selama 10 minggu di SDN 4 Gunungguruh di Kabupaten Sukabumi, yaitu salah satu sekolah terakreditasi B yang menjadi sasaran dari program KMP,"kata Azzahra.

"Hasil pembelajaran dan pengalaman selama di UPI dalam kurun waktu kurang lebih 4 tahun ini memang tidak lebih baik daripada pengalaman orang-orang hebat lainnya, tetapi Saya tetap bersyukur dengan apa yang sudah didapatkan dan kebersyukuran itu bukanlah rasa puas, tetapi bagian dari ikhtiar untuk mencari dan mendapatkan banyak hal baik dan terbaik lainnya diluar dunia perkuliahan. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para dosen prodi PKK terutama Ibu Dra. Neni Rohaeni M. Pd selaku dosen pembimbing 1 skripsi, yang tidak pernah lelah dan bosannya terus memotivasi dalam menyelesaikan skripsi dan Ibu Dr. Yoyoh Jubaedah M. Pd selaku dosen pembimbing skripsi 2 sekaligus dosen pembimbing akademik dari awal hingga dapat menyelesaikan perkuliahan, kemudian tidak lupa seluruh dosen Departemen PKK  dan seluruh staf Departemen PKK dan FPTK yang telah membantu dalam perihal administrasi juga tak lupa seluruh teman-teman yang luar biasa hebatnya,"tutup Azzahra.