Departemen Pendidikan Teknik Elektro FPTK UPI Sukses Selenggarakan Kuliah Umum Berseri

18 May, 2021
40

Departemen Pendidikan Teknik Elektro (DPTE) bersama 3 program studi dibawahnya yaitu program studi S1 Pendidikan Teknik Elektro, Program Studi S1 Teknik Elektro, dan Program Studi S1 Pendidikan Teknik Otomasi Industri dan Robotika (PTOIR) menyelenggarakan Kuliah Umum berseri dengan tema Electronic material technology to accelerate the transformation of industry 3.0 to industri 4.0. Kuliah Umum ini diselenggarakan dalam 3 seri yaitu di tanggal 23 April, 30 April, dan 7 Mei 2021 pada pukul 13.30 WIB dengan narasumber Prof. Andrivo Rusydi pakar ilmu nanoteknologi dan material dari National University of Singapore (NUS) yang dimoderatori oleh Roer Eka Pawinanto, Ph.D Dosen DPTE FPTK UPI.

Kuliah Umum Online ini dihadiri oleh sebanyak 150 peserta terdiri dari para Dosen di lingkungan DPTE FPTK UPI dan mahasiswa dari berbagai Program Studi yang ada di Universitas Pendidikan Indonesia serta beberapa dari Perguruan Tinggi lain.

Jalannya acara ini dimulai dengan sambutan dari masing masing kaprodi di setiap seri nya yaitu Dr. Tasma Sucita, M.T. selaku kaprodi S1 Pendidikan Teknik Elektro pada seri 1 tanggal 23 april 2021, Dr. Hasbullah, M.T selaku Kaprodi S1 PTOIR pada seri ke dua pada tanggal 30 april 2021, dan Iwan Kustiawan, Ph.D selaku kaprodi S1 Teknik Elektro pada seri ke tiga di tanggal 7 mei 2021.

Dalam sambutannya Dr. Hasbullah mengatakan bahwa kegiatan kuliah umum ini rutin dilakukan oleh setiap program studi dan departemen dalam setiap semesternya, dimana kegiatan ini merupakan wahana untuk pengembangan ilmu pengetahuan, kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dalam pengembangan ilmu pengetahuan terutama di bidang nano teknologi, diharapkan dari mahasiswa dapat muncul ide ide yang baik untuk dikembangkan. 

Senada dengan Dr. Hasbullah, Dr. Tasma Sucita juga dalam sambutannya berharap bahwa dalam kegiatan ini peserta terutama mahasiswa dapat membuka wawasan dan menggali keilmuan lebih dalam lagi terutama dari pakarnya langsung terutama di bidang nanoteknologi sehingga dapat bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia dan ilmu pengetahuan, 

Begitupun dengan kaprodi TE Iwan Kustiawan Ph.D menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran pemateri pada acara kuliah umum ini. "Semoga melalui kegiatan ini para dosen dan mahasiswa UPI mendapatkan wawasan dan  inspirasi dalam pengembangan keilmuan di bidang material dan nanoteknologi dan  menjadi  bekal bagi mahasiswa  dalam meraih sukses setelah lulus dari Universitas Pendidikan Indonesia,"ujarnya.

Dalam pemaparannya Prof. Andrivo menjelaskan bahwa Nanosciences dan nanotechnology (NST) saat ini merupakan bidang penelitian utama di seluruh dunia. NST berurusan dengan studi tentang fenomena dan manipulasi material pada skala atom, molekuler dan makromolekul, di mana sifat sifatnya berbeda secara signifikan dari yang ada pada skala yang lebih besar. Sifat material dapat berbeda pada skala nano karena dua alasan utama: ukuran dan efek kuantum. Efek yang dapat diabaikan pada tingkat makroskopik menjadi penting pada skala nanometer, dan sebaliknya. Jika ingin menguasai teknologi kedepan, maka kita harus menguasai spin, charge,orbital dan lattice atau zarah (cahaya yang sedetail-detailnya). 

Selain itu Prof. Andrivo juga memberikan saran bagi para peserta agar dapat mengembangkan keilmuan lebih dalam lagi diantaranya adalah harus merasa nyaman dengan angka-angka kecil dan mengembangkan apresiasi terhadap ukuran sesuatu hal yang ada , harus terbiasa dengan simbol kimia dan matematika sederhana, harus pandai dalam mencari informasi, serta harus dapat berbagi ide dengan teman tentang bagaimana hal itu dapat memengaruhi kita di masa depan.

Dalam kegiatan ini juga Prof. Andrivo mengungkapkan bahwa ada kaitan antara pengembangan sains dan Islam dimana Riset dimulai dari Al-Quran dan dibuat scientific paper untuk dikolaborasikan dengan industri dalam menciptakan teknologi baru. 


Diakhir sesi Kuliah Umum moderator memberikan waktu untuk diskusi dan tanya jawab dari peserta kepada pemateri, dimana peserta sangat antusias dalam mengikuti materi terkait dengan materi yang telah diberikan berkaitan dengan teknologi material dan nanoteknologi. (ROER EKA)