Dekan FPTK UPI menjadi Keynote Speaker di The 4th International Conference on Innovative Education and Technology, Thailand

16 July, 2019
38

Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia mengirimkan 12 delegasi dalam kegiatan “The 4th International Conference on Innovative Education and Technology (ICIET) 2019 yang diselenggarakan di Pattaya, Thailand. ICIET hadir sebagai platform dalam membangun jaringan global dan kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan khususnya pendidikan teknologi dan kejuruan. Kontribusi pengetahuan dan pengalaman diharapkan lahir pada berbagai area penelitian seperti vocational and technical education, ICT and digital technology for education, innovation and engineering education, social science and humanities, general and applied science, dan educational pedagogy and methodology.  

Penyelenggaraan ICIET 2019 resmi dibuka oleh perwakilan Rajamangala University of Technology Thanyaburi, Regional Association of Vocational and Technical Education in Asia, Universiti Teknologi Malaysia, Universitas Pendidikan Indonesia, dan National Pingtung University sebagai organizer dan co-organizer, serta keynote speaker pada 11 Juli 2019 ditandai dengan menyalanya running text lamp ICIET 2019. Rangkaian kegiatan utama ICIET yaitu keynote speech, parallel session, dan RAVTE meeting berlangsung selama 3 hari hingga 13 Juli 2019 di Aiyara Grand Hotel, Pattaya, Chonburi, Thailand, yang dihadiri oleh berbagai delegasi universitas di Asia seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Taiwan, Jepang, dan India.

Perwakilan RMUTT, RAVTE, UM, UPI,NPTU dan Keynote Speaker

Simbolis Pembukaan ICIET 2019 oleh keynote speaker dan perwakilan RMUTT, RAVTE, UM, UPI, NPTU

Dekan FPTK UPI, Prof. Dr. Mokh. Syaom Barliana, M.Pd., M.T., dipercayai tampil sebagai salah satu keynote speaker menyampaikan “Developing Universitas Pendidikan Indonesia as Centre of Excellence on Technical and Vocational Education and Training (TVET) for Teacher”. Cita-cita UPI menjadi universitas terkemuka di bidang pendidikan se-Asia Tenggara terwujud dengan komitmennya dalam meningkatkan kualitas standar penyediaan pendidikan, kapasitas dan produktivitas penelitian, serta berbagai layanan masyarakat. Pengembangan Center of Excellence (CoE) pada pendidikan guru kejuruan adalah salah satunya. Dr. Steven McKee, Ketua World Didac Association dan pendiri Labtech International, menyampaikan “The Challenges of Industry 4.0 and How New Technologies will Impact TVET (Virtual TVET: 3D Simulation, Virtual Reality, Augmented Reality and Mixed Reality)”. Bagaimana TVET merespon pesatnya perubahan dan perkembangan pekerjaan dimasa depan dengan teknologi manufaktur yang kian canggih dibahas secara mendalam. Selain itu, tren terbaru dalam dunia komputasi disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Sunny Joseph Kalayathankal, Dekan Fakultas Matematika Universitas K.E Mannanam India dengan tema “Recent Trends in Fuzzy Logic based Computing and Decision Making Applications in the Real World”. Sesi pertama pada rangkaian kegiatan ICIET 2019 ditutup dengan speech mengenai “Smart Farming: A Multidisciplinary Approach” dari Assoc. Prof. Dr. Ren-Jean Liou, Associate Professor Fakultas Komputer dan Komunikasi, Universitas Nasional Pingtung Taiwan. Perubahan transformatif yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan makanan berkualitas dan produksi pertanian meningkat 50% lebih banyak pada tahun 2050.  Smart Farming atau pertanian cerdas memberi peluang menjanjikan untuk produktivitas dan keamanan lingkungan yang lebih tinggi.

Pemberian Penghargaan Kepada Prof. Dr. Mokh. Syaom Barliana M.Pd., M.T sebagai Keynote Speaker

Speech dari Dr. Steven McKee

Speech dari Assoc. Prof. Dr. Ren-Jean Liou

Speech dari Prof. Dr. Mokh. Syaom Barliana M.Pd., M.T

Speech dari Assoc. Prof. Dr. Sunny Joseph Kalayathankal

Presenter dari Universitas Pendidikan Indonesia

Presenter dari Universitas Pendidikan Indonesia

Presenter dari Universitas Pendidikan Indonesia

Presenter dari Universitas Pendidikan Indonesia

Parallel session adalah rangkaian kegiatan ICIET 2019 yang diselenggarakan pada hari ke-2 dan ke-3. Sebanyak 89 research papers terdiri dari enam tema yaitu vocational and technical education, ICT and digital technology for education, innovation and engineering education, social science and humanities, general and applied science, dan educational pedagogy and methodology dipresentasikan dalam 12 session. Dua perwakilan FPTK UPI dipercayai panitia sebagai chairman yaitu Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. Ana M.Pd dan Ketua Departemen Pendidikan Teknik Mesin Dr. H. Mumu Komaro, M.T. Presenters dari berbagai universitas di Asia menyajikan hasil penelitiannya dalam parallel session dengan sangat baik, termasuk 8 presenters delegasi FPTK UPI. Rektor UPI, Prof. Dr. R. Asep Kadarohman, M.Si menyampaikan bahwa konferensi ini telah berhasil mempertemukan para pelaku sektor TVET global untuk pertukaran pengetahuan dan contoh-contoh praktik kolaborasi yang baik dalam TVET di semua tingkatan. 

Dr. Ana, M.Pd sebagai Chairman

Dr. H. Mumu Komaro, M.T sebagai Chairman

Presenter Parallel Session ICIET 2019

Presenter Parallel Session ICIET 2019

Presenter Parallel Session ICIET 2019