Perwakilan UPI mengikuti 2019 International Research Workshop di UTHM, Malaysia

05 April, 2019
41

Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia menghadiri undangan program 2019 International Research Workshop  dari Fakulti Pendidikan Teknikal dan Vokasional Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (FPTV UTHM) bekerjasama dengan Technische Universitat Dortmund (TU, Dortmund) Germany, Senin sampai dengan Rabu (18-20/2) di Gedung Perpustakaan, UTHM, Parit Raja, Batu Pahat, Johor Malaysia.

Adapun maksud dan tujuan dari undangan program ini adalah membangun pendidikan teknik dan vokasional di Malaysia dan Indonesia serta dapat menciptakan kerjasama yang baik antara FPTK UPI, FPTV UTHM, TU Dortmund dan beberapa kampus lain yang menghadiri workshop. Program tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan UPI, Dr. Ana, S.Pd., M.Pd; Ketua Program Studi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Dr. Ade Gafar Abdullah, S.Pd., M.Si; tiga orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Pascasarjana UPI yaitu Saripudin, M.Pd., Kostaman, M.Pd dan Dede, M.Kom, serta seorang mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro yaitu Muhamad Rafi Anggara.

Pada pembukaan acara, para peserta dan tamu yang menghadiri workshop disambut langsung oleh YBhg. Professor Ts. Dr. Wahid bin Razzaly Vice-Chancellor Universiti Tun Hussein Onn Malaysia; Prof. Dr. Schroder, dan Ms.Pinnow dari TU Dortmund. Agenda utama adalah workshop yang terdiri beberapa sesi dengan topik yaitu Educational Philosophy in the Light of General Education and TVET, A Comparative Analysis of Germany and Malaysia, A Comparison Modern Approach to Competence Development in TVET. Adapun fasiitator dihadirkan dari pihak TU Dortmund yaitu Dr. Sven Schulte, Dr. Rene Kraenbring dan Dr. Miguel Zulaica y Mugica.

Pada sesi workshop yang membahas Educational Philosophy bersama Dr. Miguel Zulaica y Mugica, mahasiswa UPI pun ikut memberikan pandangan berdasarkan latar belakang pendidikan di Indonesia. Pemaparan tersebut disampaikan oleh Muhamad Rafi Anggara sehingga menjadikannya salah satu best participant pada workshop. “Sebuah pengalaman yang luar biasa bagi saya dapat mengikuti workshop bertaraf internasional ini dimana pesertanya pun notabene merupakan mahasiswa pascasarjana. Walaupun begitu, Alhamdulillah saya tetap berusaha yang terbaik dan memberikan pandangan dalam sesi diskusi sehingga saya pun berkesempatan menjadi salah satu peserta terbaik.” Ungkap Rafi.

Workshop diakhiri dengan sesi foto bersama dan pemberian sertifikat kegiatan.