Keseruan Mahasiswa Baru Prodi PTAg FPTK UPI dalam mengikuti MOKAKU Tahun 2021

27 August, 2021
65

Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia (PTAg FPTK UPI) menyelenggarakan Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKAKU) pada 27 Agustus 2021, yang merupakan rangkaian dari MOKAKU UPI 2021. Kegiatan yang dipandu oleh Shinta Maharani, S.T.P., M.Sc ini merupakan kegiatan pengenalan lingkungan akademik dan kemahasiswaan kepada mahasiswa baru. Sebanyak 39 mahasiswa terdaftar sebagai mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri.

Kegiatan MOKAKU diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, sambutan ketua Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, sekaligus pengenalan dosen dan tenaga kependidikan.  

Dalam sambutannya, Ketua Prodi, Dr. Yatti Sugiarti, M.P., memberikan pesan kepada mahasiswa untuk bersiap meraih segudang pengalaman selama berstatus mahasiswa. Salah satu Dosen pada Prodi PTAg FPTK UPI, Prof. Dr. Masriam Bukit, M.Pd. menambahkan pesan bahwa mahasiswa perlu tau apa bedanya belajar saat sudah berstatus mahasiswa dengan sebelum menjadi mahasiswa. Selain itu mahasiswa harus seantiasa mengasah managerial skillnya,  bagaimana mengatur waktu, mengatur stres, mengatur diri, berlatih menulis ilmiah, berlatih berpikir kritis, dan open minded

Meskipun MOKAKU tahun ini masih diselenggarakan dalam situasi pendemi, namun tidak mengurangi antusias mahasiswa dalam mengikuti kegiatan. "Takjub" begitu kesan perwakilan mahasiswa setelah diputarkan video profil prodi Pendidikan Teknologi Agroindustri. Pemutaran video profil dilaksanakan selama kurang lebih 6 menit. Selain melalui pemutaran video, pengenalan prodi dilanjutkan dengan pemaparan secara lebih rinci oleh dosen Pendidikan Teknologi Agroindustri yaitu Dewi Cakrawati, S.TP., M.Si. Selanjutnya para mahasiswa diberi kesempatan untuk bertanya pada sesi diskusi. Antusias para peserta terlihat ketika sesi tanya jawab berlangsung. 

Salah satu peserta, Salsabila Manna Aghnia dengan NIM 2106725 menanyakan mengenai mata kuliah dan sks yang dikontrak, bagaimana jika ada pembelajaran dengan jadwal yang berbenturan. Pertanyaan ini langsung dijawab oleh Shinta Maharani, S.T.P., M.Sc, beliau menjawab agar peserta silahkan mengontrak dahulu sesuai dengan mata kuliah yang seharusnya angakatan 2021 kontrak. Untuk jadwal bisa didiskusikan lagi agar tidak bentrok. Jadwal bisa disepakati kembali dan akan disesuaikan.

Rizki Maulana dengan NIM 2106252 bertanya, bagaimana aplikasi dalam pembelajaran, apakah hanya dikelas saja atau ada praktek langsung dan bagaimana aplikasinya di masa pandemi ini. Pertanyan ini langsung dijawab oleh Ketua Prodi Agroindustri Dr. Yatti Sugiarti, M.P. "Melihat kondisi Bandung yang masih zona merah pada tulisan ini dibuat, untuk semester ini pembelajaran masih dilakukan secara daring (online). Tetapi bila sudah diperbolehkan perkuliahan secara luring prodi Agroindustri sudah siap untuk melaksanakan perkuliahan luring,"jawab Yatti.

Pada sesi tanya jawab ini, bukan hanya para peserta yang dipersilahkan bertanya kepada dosen, tetapi peserta juga diberikan pertanyaan dengan tujuan untuk mengetahui apakah peserta menyimak seluruh rangkaian acara prodi yang dilaksanakan. Mahasiswa yang ditunjuk ialah Dini Novaturohmah Sunarya dengan NIM 2103349. Pertanyaan yang diajukan adalah "Apa yang terbayang oleh Dini akan menjadi apa ketika sudah lulus dari Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri?" Dini menjawab ingin menjadi pengembang teknologi di industri pertanian. Melihat dari jawaban peserta, mahasiswa/i yang memilih prodi ini sudah tergambarkan masa depan yang akan dituju dan diraihnya. Mereka sudah tau yang menjadi cita citanya.

Pertanyaan terakhir dari mahasiswa baru diajukan oleh Hana Maryam Chairunnisa dengan NIM 2107971. Mahasiswi kelahiran Bandung ini meminta motivasi untuk mahasiswa baru dan bertanya tentang culture schock yang akan dialami. Pertanyaan dijawab langsung oleh Dewi Cakrawati, S.TP., M.Si., yang mengatakan bahwa merasa mahasiswa baru tidak akan merasakan culture schock dikarenakan dosen pada prodi PTAg itu baik baik. Motivasi yang diberikan ialah "kurangi rebahan buat perubahan daripada baperan lebih baik berperan".

Rangkaian kegiatan mokaku diakhiri dengan kuis seputar prodi Pendidikan Teknologi Agroindustri menggunakan quizizz. Mahasiswa dengan skor tertinggi memperoleh reward yang sudah disiapkan oleh panitia MOKAKU. 

Acara berakhir pukul 11.30 WIB ditutup dengan doa yang dipandu oleh MC, dan diakhiri dengan sesi foto. Semoga dengan mengikuti kegiatan zoom meeting ini, sudah mulai lebih tercerahkan , sudah mulai lebih semangat lagi untuk siap-siap kuliah di September. Sampai bertemu di bulan September ceria. (GILANG GARNADI)