STUDIUM GENERALE: “ENERGY HARVESTING FROM ELECTROMAGNETIC WAVES AND FLIEDS” Yang Dibawakan Oleh Muhammad Bilal, M.Sc dari University of Portsmouth.

06 November, 2023
75

Pada hari Senin, 9 Oktober 2023. Universitas Pendidikan Indonesia mengundang dosen dari Universitas Portsmouth yaitu Bapak Muhammad Bilal, M.Sc. Yang dimana beliau menjadikan topik penelitian yang semakin menarik dalam upaya mengembangkan sumber energi yang berkelanjutan yaitu sebuah pemanfaatan energi dari gelombang elektromagnetik dan medan. Dalam era teknologi yang semakin maju, teknik pengambilan energi dari sinyal elektromagnetik dapat menjadi solusi inovatif untuk memenuhi kebutuhan energi kita. Artikel ini akan menjelaskan prinsip-prinsip dasar serta aplikasi praktis dari pengambilan energi dari sinyal elektromagnetik dalam berbagai konteks, mulai dari komunikasi nirkabel hingga IoT yang dijabarkan oleh beliau. Eksplorasi berbagai metode dan teknologi terbaru dalam pengambilan energi dari medan elektromagnetik akan mengungkap potensi besar dalam mengurangi ketergantungan kita pada sumber energi konvensional. Dengan pemahaman yang mendalam tentang sumber energi alternatif ini, kita dapat membantu menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Beliau mulai menjabarkan proses dimana energi di tangkap dari berbagai sumber energi sekitar lalu mampu di ubah menjadi tenaga listrik yang ramah di gunakan.

Kenapa harus Energy Harvesting? Beliau menjabarkan bahwa "dengan memilih Energy Harvesting sebuah transduser akan semakin maju, the IoT driving devices closer to the edge serta biaya rendah atau mampu turun lebih cepat daripada biaya baterai.

Bagaimana cara kerja Permanenan Energi? Beliau juga menjabarkan bahwa permanen terdiri satu atau lebih transduser tersebut dengan pengisian rendah lalu mampu untuk penyimpanan energi. Teknologi yang akan bekerja sama untuk mengumpulkan energi tersebut lalu akan mengalir ke beberapa perangkat yang berkaitan". Beliau juga menjelaskan singkat mengenai pengenalan dan arti transduser. Beliau juga menjelaskan cara untuk mempermanenkan energi menggunakan sumber yang tidak konvesional untuk menyalakan circuit "dengan cahaya lalu dengan adanya perbedaan suhu serta dengan frekuensi elektromagnetik dan radio" ungkap Bapak Muhammad Bilal, M.Sc. Lalu beliau menlanjutkan penjelasannya mengenai banyaknya daya yang tersedia di LOAD yaitu daya beban yang tersedia akan tergantung pada sumber energi, karakteristik transduser serta efesiensinya konversi day aitu sendiri. Lalu setiap sumber energi perlu di ukur dengan memerlukan transduser yang akan di optimalkan. Tak lupa juga beliau memberikan tips bagaimana cara pengaplikasiannya terhadap industri serta keterbatasan apa saja saat ini yang akan mempengaruhi masa depan "dengan menggunakan pengendalian energi pada industri yang efisien melalui pengawasan dan keamanan dengan menggunakan pelacakan asset jarak jauh oleh pemantauan yang sangat perlu di strukturalkan. Serta keterbatasan saat ini adanya ialah di perlukannya metode penyimpanan energi yang efisien dan inovatif dengan pendekatan rekayasa multidisiplin dan kinerja pemanfaatan energi perlu diverifikasi dan di validasi di lingkungan dunia nyata" ucap Bapak Muhammad Bilal, M.Sc. Dalam dunia yang terus bergerak menuju keberlanjutan, pemanfaatan energi dari gelombang elektromagnetik dan medan menjadi langkah penting untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Semoga artikel ini mendorong inovasi dan pemahaman yang lebih dalam tentang potensi besar yang tersimpan dalam energi dari gelombang dan medan elektromagnetik. (Kontributor: Roer Eka)