FPTK FPTK

Lulusan Prodi Pendidikan Tata Busana meraih prestasi sebagai peserta terpilih (awardee) program Jabar Innovation Fellowship Tahun 2022 (JIF 2022).

Oleh: Yuyun Rohayati pada 25 Aug 2022

Puspa Nur Ayda, S.Pd, Lulusan Prodi Pendidikan Tata Busana Universitas Pendidikan Indonesia meraih prestasi sebagai  peserta terpilih (awardee) program Jabar Innovation Fellowship Tahun 2022 (JIF 2022). Hal ini menjadi sebuah prestasi yang patut dibanggakan dan diapresiasi serta menjadi motivasi untuk semuanya terutama bagi mahasiswa UPI, bagaimana tidak, keempat orang ini berhasil lolos Seleksi Administrasi, Wawancara, Tes Keahlian, serta Psikotest mengalahkan 1649 calon peserta lainnya yang berasal dari 27 kota dan kabupaten se-Jawa Barat.

Program Jabar Innovation Fellowship ini merupakan program unggulan yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat (Dr. H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D.) untuk memberikan ruang bagi mahasiswa dan profesional muda yang cerdas, inovatif, dan ingin berkontribusi pada bangsa dengan cara terlibat dalam pengembangan dan penyelenggaraan program-program strategis di Jawa Barat.

Puspa Nur Ayda, S.Pd., alumni Pendidikan Tata Busana FPTK yang juga merupakan wisudawan terbaik pada Wisuda UPI Gelombang III 2021, diberikan kesempatan untuk berinovasi langsung di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Bidang Industri Pariwisata yang di dalamnya membawahi sektor Ekonomi Kreatif. Seluruh peserta yang lolos akan diberikan kesempatan secara langsung untuk benkontribusi serta memberikan inovasi dan kolaborasi bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Barat, harapannya dari program ini dapat lahir generasi muda yang mau dan mampu mengambil peran aktif dalam memajukan Jawa Barat.

Puspa mengungkapkan bahwa ada rasa bangga dan bahagia bisa menjadi salahsatu putera/puteri terbaik dan menjadi bagian dari Jabar Innovation Fellowship 2022 ini setelah melalui tahapan yang panjang dan tentunya tidak mudah. Selain itu, Puspa juga berharap dapat memberikan inovasi dan kontribusi terbaik nya untuk jawa barat, terutama ingin mengenalkan zero waste fashion sebagai fashion yang ramah lingkungan ke seluruh masyarakat jawa barat melalui program ini. 

Tidak hanya diberikan tugas untuk berinovasi dan berkolaborasi, seluruh peserta JIF 2022 diberikan pembekalan materi, bimbingan dan pelatihan pada kegiatan Bootcamp sebelum seluruh peserta ditugaskan ke OPD yang telah ditentukan. Kemudian, pada 11 Juli 2022 secara resmi seluruh peserta diserahkan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) kepada masing masing Kepala Dinas yang bersangkutan untuk dapat menjalin kolaborasi dan menuangkan  inovasi seperti yang direncanakan.

"Terpilih menjadi peserta Jabar Innovation Fellowship itu merupakan amanah dan anugerah. Merupakan amanah karena di sini kami memiliki kewajiban untuk berperan aktif dan berinovasi, juga merupakan anugerah karena disini kami dapat terus belajar dan meningkatkan kualitas diri", ungkap puspa. Selain kemampuan, menjadi peserta Jabar Innovation Fellowship pun harus memiliki kemauan, mau bekerja keras, mau disiplin, mau bertanggung jawab, dan tentunya harus mau terus belajar, tutup puspa. (Kontributor : Asri WS)




Kembali

Rekognisi