FPTK FPTK

Dosen DPTE FPTK UPI berikan Pelatihan Manajemen Bengkel Laboratorium Bagi Guru SMK DI Pandeglang

Oleh: Yuyun Rohayati pada 20 Dec 2020

Program Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Kepakaran Bidang Ilmu (PkM KBI) Universitas Pendidikan Indonesia, yang di prakarsai oleh Iik Nurulpaik, S.Pd., M.Pd., M.AP., sebagai Ketua menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Bengkel Laboratorium Bagi Guru Mata Pelajaran Praktik di SMK Wilayah Kabupaten Pandeglang beberapa waktu yang lalu (5/10/20). 

Ketua Tim secara resmi membuka pelaksanaan program pelatihan yang dilaksanakan secara virtual memalui zoom meeting dan memberikan pemaparan tentang Perbaikan untuk melakukan Manajemen Bengkel/Laboratorium Khususnya di SMK. "Sebagai institusi pendidikan, SMK di tuntut untuk dapat menghasilkan para calon tenaga kerja yang terampil dalam kompetensi kemampuan di bidangnya, dengan demikian penggunaan fasilitas bengkel laboratorium memiliki peranan penting dalam meningkatkan skill/keterampilan siswa. Hasil kegiatan ini diharapkan memberikan dampak terhadap peserta kegiatan yang mana memberikan tambahan keilmuan dalam melakukan manajemen bengkel/laboratorium pada mata pelajaran praktik di SMK,"ujar Iik.

Pada kesempatan yang sama, anggota tim PkM KBI, yang juga Dosen Departemen Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia (DPTE FPTK UPI), Drs. Wawan Purnama, M.Si memberikan pemaparan pentingnya revitalisasi pendidikan vokasi sebagai upaya dalam memperbaiki tata kelola SMK yang dapat menghasilkan lulusan siap kerja dan siap dalam melakukan wirausaha. Terkait dengan kondisi tersebut pemaparan yang dilakukan kepada peserta PkM KBI, diarahkan dapat melakukan pengembangan dan penyelarasan kurikulum, inovasi pembelajaran, pemenuhan dan peningkatan profesionalitas guru dan tendik agar dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha.

Anggota tim yang lain, Dr. Hasbullah, M.T. menyampaikan terkait dengan bagaimana melakukan Manajemen Bengkel/Laboratorium SMK. "Pemanfaatan Bengkel/Laboratorium di SMK harus benar-benar efektif dan efisien dalam peningkatan kemampuan kompetensi siswa sehingga guru mata pelajaran praktik diharuskan dapat meningkatkan kualitas lulusan dengan berbagai invosi yang dikembangkan dalam pembelajaran praktik,"tutur Hasbullah.

Kembali