Fakulti Pengajian Pendidikan Universitas Putra Malaysia Lakukan Kunjungan Ilmiah ke FPTK UPI

Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan UPI (FPTK UPI), pada hari Selasa, tanggal 17 Oktober 2017, menerima kunjungan ilmiah Fakulti Pengajian Pendidikan Universitas Putra Malaysia ke Departemen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FPTK UPI. Rombongan yang terdiri dari 20 mahasiswa Bacelor dan 1 mahasiswa Master Pendidikan (Sains Rumah Tangga/Home Science) dari Jabatan Pendidikan Sains dan Teknikal, Fakulti Pengajian Pendidikan Universitas Putra Malaysia, serta 1 orang pembimbing/dosen diterima di Auditorium FPTK UPI, Lantai IV, Jl. Dr. Setiabudhi No. 207 Bandung oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Iwa Kuntadi, M.Pd., didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Pimpinan Departemen PKK, Para Ketua Program Studi di lingkungan Departemen PKK, para dosen dan Mahasiswa Departemen PKK.

Menurut ketua rombongan, “tujuan kunjungan ilmiah tersebut untuk berkongsi maklumat tentang kurikulum sekolah dan universitas dalam jurusan PKK di Indonesia dan Malaysia. Kunjungan ini juga diharapkan menjadi platform untuk perbincangan MoA antara FPTK UPI, Fakulti Pengajian Pendidikan, Universitas Putra Malaysia” tambahnya.

Sementara Dr. Iwa Kuntadi, M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik FPTK UPI mengatakan bahwa FPTK UPI merasa gembira dengan kedatangan tamu dari UPM, Malaysia tersebut.

Acara ditutup dengan saling bertukar cendera mata dan berfoto bersama.

Setelah acara penerimaan di tingkat Fakultas, para tamu melakukan kunjungan laboratorium pada Prodi Pendidikan Tata Busana, Prodi PKK dan Prodi Pendidikan Tata Boga di lingkungan Departemen PKK FPTK UPI.

Rombongan Mahasiswa juga akan mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar mata kuliah PKK di kelas dan laboratorium tanggal 18 s.d. 20 Oktober para program studi yang ada di lingkungan Departemen PKK FPTK UPI.

Para pengajar Universitas Putra Malaysia ikut terlibat sebagai guest lecture dalam mata kuliah perencanaan pengajaran, baik mahasiswa sains kerumahtangaan UPM maupun mahasiswa PKK FPTK UPI menyimak penjelasan dari ibu Anis Zakaria, Lecturer Unit Sains Rumah Tangga, Jabatan Pendidikan Sains dan Teknikal, Fakulti Pengajian Pendidikan, Universiti Putra Malaysia.

 

FPTK UPI Meriahkan Dies Natalis UPI Ke-63

Untuk memeriahkan Dies Natalis Ke-63, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Pekan Olah Raga Dosen dan Karyawan (PORDOSKA) serta PORSENI yang diikuti oleh mahasiswa.

Pekan Olah Raga Dosen dan Karyawan (PORDOSKA) yang berlangsung dari tanggal 9 s.d. 13 Oktober 2017 diisi dengan pertandingan cabang olahraga, yaitu Bola Volley Putri, Bola Volley Putra, Futsal Putri, Futsal Putra, Bulu Tangkis Putri, Bulu Tangkis Putra, Tenis Meja Putri, Tenis Meja Putra, Lari Lintas Kampus Upi Putri, Lari Lintas Kampus Upi Putra, Tenis Lapang Putra. Untuk mengikuti ajang tersebut, FPTK UPI meenurunkan sebanyak 84 atlit, 11 manajer.

Pembukaan PORDOSKA dan PORSENI oleh Rektor UPI Prof. Dr. H. R. Asep Kadarohman, M.Si., mengatakan,”Kegiatan PORDOSKA dan PORSENI meruapakan sarana untuk menyatukan kita semua, menyatukan harapan untuk mewujudkan visi misi universitas. Lakukan dan ikuti pertandingan secara sportif, serius, dan kobarkan semangat dan mental juara.”

Pembukaan PORDOSKA dan PORSENI ditandai dengan pelepasan balon udara serta burung merpati oleh Rektor UPI di Stadion Sepak Bola Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Senin (9/10/2017).

 

Delegasi dari FPTK UPI Hadiri Fourth General Assembly Meeting (GAM) of RAVTE

Proses integrasi ASEAN dan khususnya ASEAN Economic Community pada 2015 memperkirakan efisiensi yang lebih tinggi di sektor TVET. TVET dipanggil untuk memenuhi kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat yang sedang berkembang di kawasan ASEAN. Persyaratan tersebut hanya dapat dicapai di tingkat regional dan nasional dengan sistem pendidikan guru kejuruan yang berkinerja tinggi. Regional Association of Vocational Teachers Education (RAVTE) in South East Asia adalah satu jawaban penting untuk  perkembangan  yang  menantang  ini  dengan  fokus  pada pemenuhan  kebutuhan  integrasi  dan kerjasama di sektor TVET di Asia. RAVTE merupakan organisasi bentukan RCP (Regional Cooperation Platform) dibawah pemerintah Jerman pada tahun 2014. RAVTE mewadahi kolaborasi kerjasama dan kegiatan lain antar anggota RCP yang bertujuan untuk memfasilitasi keberlanjutan program-program antar negara anggota dan membicarakan kesepakatan-kesepakatan tanggung jawab dan peran setiap negara yang diperlukan dalam organisasi ini. RAVTE berkantor pusat di Rajamangala University of Technology Lanna (RMUTL), Chiang Mai Thailand. General Assembly Meeting (GAM) diadakan secara tahunan yang dimulai pada tahun 2014 di Universitas Negeri Yogyakarta, tahun 2015 di RMUTL Thailand, dan tahun 2016 di National Technical Training Institute and National Polytechnic of Cambodia, Phnom Penh, Cambodia.

Pada tahun 2017 ini GAM RAVTE mengambil tema The Future of RAVTE untuk membahas beberapa agenda yaitu:

  1. Focus of RAVTE, mencakup strategic goals RAVTE dan kontribusi ravte pada TVET.
  2. Management of RAVTE, meliputi keanggotaan RAVTE, perubahan nama status legalitas RAVTE.
  3. Future of RAVTE, yaitu mencakup format RAVTE di masa mendatang, pemilihan presiden baru

RAVTE, perubahan konstitusi, secretariat RAVTE, dan pendanaan RAVTE.

GAM RAVTE 2017 diselenggarakan pada tanggal 29 September 2017 bertempat di Ruang Sidang KPLT Lt. 2 FT Universitas Negeri Yogyakarta . Kegiatan ini dihadiri oleh 23 delegasi sebagai berikut:

No.

Nama Delegasi Institusi Negara
1 Assoc.Prof.Dr. Numyoot Songtanapitak Rajamankala University of

Technology Lanna (RMUTL)

 

Thailand

2 Dr.Yoopayao Daroon Rajamankala University of

Technology Lanna (RMUTL)

 

Thailand

3 Mr.Peter Oswald Rajamankala University of

Technology Lanna (RMUTL)

 

Thailand

4 Ms.Sumana Sorathiwa Rajamankala University of

Technology Lanna (RMUTL)

 

Thailand

5 Assoc.Prof.Dr. Muhammad Sukri Saud Universiti Teknology Malaysia Malaysia
6 Dr.Yusri Kamin Universiti Teknology Malaysia Malaysia
7 Prof.Eko Hariadi The State University of Surabaya (UNESA) Indonesia
8 Prof. Dr. Jailani Mohd Yunos Universiti Tun Hussein Onn Malaysia

(UTHM)

 

Malaysia

9 Dr. Agus Setiawan Universitas Pendidikan Indonesia Indonesia
10 Dr. Hieu Giang Le University of Technical Education Ho

Chi Minh City (UTE-HCM)

 

Vietnam

11 Dr.Vu Lan Nguyen University of Technical Education Ho

Chi Minh City (UTE-HCM)

 

Vietnam

12 Dr.Ivan Hanafi University Negeri Jakarta Indonesia
13 Dr.Ahmad Dardiri, M.Pd Universitas Negeri Malang Indonesia
14 Dr.Arasinah Kamis Universiti Pendidikan Sultan Idris Indonesia
15 Dr.Margarita Pavlova The Education University of Hong

Kong

16 Dr.Asnul Dahar Minghat Universiti Teknologi Malaysia Malaysia
17 Prof. Dr. Mokhammad Syaom Barliana, M.Pd., M.T Universitas Pendidikan Indonesia Indonesia
18 Dr. Ana Universitas Pendidikan Indonesia Indonesia
19 Dr. Widarto Universitas Negeri Yogyakarta Indonesia
20 Dr. Bruri Triyono Universitas Negeri Yogyakarta Indonesia
21 Prof Dr Wan Rashid and wife Universiti Tun Hussein Onn Malaysia

(UTHM)

 

Malaysia

22 Prof Madya Dr Abdul rasid bin Abdul Razzaq Universiti Tun Hussein Onn Malaysia

(UTHM)

 

Malaysia

23 Dr Faizal Amin Nur bin Yunus Universiti Tun Hussein Onn Malaysia

(UTHM)

 

Malaysia

Pelaksanaan GAM RAVTE tidak mengalami kendala yang berarti sehingga target capaian diskusi GAM RAVTE dapat tercapai.

KH. Drs. Asep Totoh Gozali M.Ag: Sukses kita bukan hanya Dunia, tapi akhirat

Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia menggelar acara pencerahan rohani yang dihadiri oleh dosen, karyawan dan mahasiswa FPTK bertempat di Ruang Auditorium Lantai IV FPTK.  Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat Al-Quran oleh Rakhmat, S.Pd.I.

Dalam sambutannya, Dekan FPTK UPI memaparkan bahwa Pengajian sebagai bentuk mengingat/meretas kembali keimanan/ketaqwaan kita menjadi manusia yang lebih baik bukan sekadar dunia tapi akhirat.

Pada bulan ini (18/09/17), bertindak sebagai nara sumber KH. Drs. Asep Totoh Gozali M.Ag dari Depag Provinsi Jabar (tampak kanan) yang dimoderatori oleh Wawan Purnama, S.Pd., M.Si. (tampak kiri).

Isi Ceramah:

Bila orientasi mengejar dunia maka siap-siaplah menjadi orang yang bingung. Seperti dijelaskan dalam QS. Al Qashash:77

waibtaghi fiimaa aataaka allaahu alddaara al-aakhirata walaa tansa nashiibaka mina alddunyaa wa-ahsin kamaa ahsana allaahu ilayka walaa tabghi alfasaada fii al-ardhi inna allaaha laa yuhibbu almufsidiina

[28:77] Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (keni’matan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.

Dalam surat Ali ‘Imran:195

faistajaaba lahum rabbuhum annii laa udhii’u ‘amala ‘aamilin minkum min dzakarin aw untsaa ba’dhukum min ba’dhin faalladziina haajaruu waukhrijuu min diyaarihim wauudzuu fii sabiilii waqaataluu waqutiluu laukaffiranna ‘anhum sayyi-aatihim walaudkhilannahum jannaatin tajrii min tahtihaa al-anhaaru tsawaaban min ‘indi allaahi waallaahu ‘indahu husnu altstsawaabi.

[3:195] Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik.”

Apalah artinya kekayaan yang banyak, apabila tidak dimasukkan ke surga. Ketika menghadap Allah, amal yang akan dibawa. Dalam rangka menyeimbangkan antara dunia dan akhirat, pengajian adalah salah satu cara. Apapun fasilitas yang Allah sediakan, agar dijadikan sarana untuk menuju surga.

Perbaharuilah keimanan dengan ketaatan. Perubahan tahun, perubahan ke yang lebih baik dalam pola pikir dan pola hidup. Seperti yang terkandung dalam QS. Ar Ra’d:13 “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka”. Bagaimana esok lebih baik, endingya akhirat. Allah tahu kadar kemampuan kita.

Agar iman meningkat, harus berubah ke lebih baik:

Mu’ahadah adalah mengingat perjanjian dengan Allah SWT. Sebelum manusia lahir ke dunia, masih berada pada alam gaib, yaitu di alam arwah, Allah telah membuat “kontrak” tauhid dengan ruh.

Kontrak tauhid ini terjadi ketika manusia masih dalam keadaan ruh belum berupa materi (badan jasmani). Karena itu, logis sekali jika manusia tidak pernah merasa membuat kontrak tauhid tersebut.

Mu’ahadah konkritnya diikrarkan oleh manusia mukmin kepada Allah setelah kelahirannya ke dunia, berupa ikrar janji kepada Allah. Wujudnya terefleksi minimal 17 kali dalam sehari dan semalam, bagi yang menunaikan shalat wajib, sebagaimana tertera di dalam surat Al Fatihah ayat 5 yang berbunyi: “Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in”. Artinya, engkau semata wahai Allah yang kami sembah, dan engkau semata pula tempat kami menyandarkan permohonan dan permintaan pertolongan.

Ikrar janji ini mengandung ketinggian dan kemantapan aqidah. Mengakui tidak ada lain yang berhak disembah dan dimintai pertolongan, kecuali hanya Allah semata.

Mu’ahadah yang lain adalah ikrar manusia ketika mengucapkan kalimat “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya kuperuntukkan (ku-abdikan) bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam.”

Muraqabah

Muraqabah artinya merasa selalu diawasi oleh Allah SWT sehingga dengan kesadaran ini mendorong manusia senantiasa rajin melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Muraqabah dapat membentuk mental dan kepribadian seseorang sehingga ia menjadi manusia yang jujur.

Muhasabah

Muhasabah berarti introspeksi diri, menghitung diri dengan amal yang telah dilakukan. Manusia yang beruntung adalah manusia yang tahu diri, dan selalu mempersiapkan diri untuk kehidupan kelak yang abadi di yaumul akhir.

Dengan melakasanakan Muhasabah, seorang hamba akan selalu menggunakan waktu dan jatah hidupnya dengan sebaik-baiknya, dengan penuh perhitungan baik amal ibadah mahdhah maupun amal sholeh berkaitan kehidupan bermasyarakat. Allah SWT memerintahkan hamba untuk selalu mengintrospeksi dirinya dengan meningkatkan ketaqwaannya kepada Allah SWT.

Mu’aqabah

Muaqabah artinya pemberian sanksi terhadap diri sendiri. Apabila melakukan kesalahan atau sesuatu yang bersifat dosa maka ia segera menghapus dengan amal yang lebih utama meskipun terasa berat, seperti berinfaq dan sebagainya.

Kesalahan maupun dosa adalah kesesatan.

Oleh karena itu agar manusia tidak tersesat hendaklah manusia bertaubat kepada Allah, mengerjakan kebajikan sesuai dengan norma yang ditentukan untuk menuju ridha dan ampunan Allah.

Mujahadah

Mujahadah berarti bersungguh hati melaksanakan ibadah dan teguh berkarya amal shaleh, sesuai dengan apa yang telah diperintahkan Allah SWT yang sekaligus menjadi amanat serta tujuan diciptakannya manusia.

Dengan beribadah, manusia menjadikan dirinya ‘abdun (hamba) yang dituntut berbakti dan mengabdi kepada Ma’bud (Allah Maha Menjadikan) sebagai konsekuensi manusia sebagai hamba wajib berbakti (beribadah).

Mujahadah adalah sarana menunjukkan ketaatan seorang hamba kepada Allah, sebagai wujud keimanan dan ketaqwaan kepada-Nya. Di antara perintah Allah SWT kepada manusia adalah untuk selalu berdedikasi dan berkarya secara optimal.